Asrama Polisi Teluk Penyu disatroni Pencuri

IMG_0470
radiokusuma.com. Tidak hanya perumahan warga saja yang menjadi incaran pelaku kejahatan, asrama Polisi pun tak luput menjadi sasaran pencurian. Hal ini dialami oleh Rosadi, salah satu anggota Polres Cilacap yang tinggal di Asrama Polisi Teluk Penyu Cilacap Rt 06 Rw 13 ikut Kelurahan Cilacap Kecamatan Cilacap selatan Kabupaten Cilacap telah kehilangan  satu buah Laptop merk HP warna abu abu metalik,  tiga buah HP dan  satu unit Play Station II merk Sony warna hitam ditaksir seharga 5 juta rupiah.
Kejadian pada hari Minggu tanggal  25 Oktober 2015 sekitar pukul 12.30 Wib saat ditinggal pergi untuk membeli makanan dengan pintu dalam keadaan digembok.
Hanya selang waktu 1 hari penyelidikan petugas di lapangan akhirnya membuahkan hasil. Sprmn, 40 tahun, alamat Kampung Utan Bahagia Kelurahan Cengkareng Timur Kecamatan Cengkareng Kabupaten Jakarta Barat ditangkap di Desa Cimanggu Kulon Rt 04 Rw 07 Kecamatan Cimanggu Kabupaten Cilacap saat berada di rumah istrinya, sedangkan salah satu pelaku yang sudah diketahui identitasnya masih dalam pengejaran petugas. Sebelumnya pada tahun 2007 Suparman pernah dihukum dalam kasus pencurian yang dilakukan di Jakarta.
Dari hasil pemeriksaan pelaku mengakui menggunakan kunci L yang sudah dimodifikasi untuk membuka gembok pintu asrama, setelah berhasil masuk mengambil barang barang berupa Laptop,  HandPhone  dan Play Station yang berada di ruang tamu bersama AHR salah satu pelaku yang masih buron kemudian keluar lewat jalan semula dan pergi meninggalkan asrama dengan mengendarai sepeda motor Yamaha Mio dengan nomor  B 4515 BDG.
Dari hasil penjualan barang curian tersebut oleh pelaku rencananya akan dibagi 2 untuk mencukupi kebutuhan sehari hari.
Kapolres Cilacap AKBP Ulung  Sampurna Jaya S.I.K., M.H melalui Kasubag Humas AKP Bintoro Wasono S.H. mengatakan bahwa penangkapan terhadap pelaku berawal dari kecurigaan pegawai sebuah toko alat alat elektronik yang berada di Majenang yang dimintai tolong oleh pelaku untuk menjualkan Laptop, HandPhone dan Play Station.
Kemudian saksi melaporkan ke Polsek Majenang karena setelah membuka Laptop yang akan dijualnya berisi gambar dan data data Kepolisian.
Dari CCTV yang dipasang di toko tersebut wajah pelaku dapat dikenali oleh petugas. Saat dilakukan penangkapan pelaku berusaha melarikan diri sehingga petugas melumpuhkannya dengan menembak kaki kanan pelaku . Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya pelaku dijerat pasal 363 kuhp tentang pencurian dengan ancaman hukuman diatas 7 tahun penjara.   mdy

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *