Sadis!, Beginilah Kronologi Pembunuhan Perempuan di Hutan Pinus Majenang Cilacap

RADIOKUSUMA.COM | Majenang – Misteri penemuan mayat perempuan di hutan pinus milik Perhutani di Dusun Cipabeasan, Desa Cilopadang, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap terungkap sudah. Seorang gadis cantik berinisial AM (16) yang tercatat pelajar sekolah MA swasta di Majenang ditemukan tewas, Minggu 9 April 2017.

Saat ditemukan, kondisi jasad AM sudah sangat mengenaskan. AM, gadis cantik warga Jalan Mawar RT. 01 RW. 02 Desa Cibenying itu, diketahui pernah dilaporkan hilang oleh keluarganya sejak Minggu 2 April 2017 lalu sebelum ditemukan sudah menjadi kerangka.

Dari hasil pemeriksaan saksi dan oleh TKP, petugas akhirnya berhasil menangkap pelaku yang merupakan teman dekat korban. AN (19), seorang mahasiswa salah satu perguruan tinggi agama Islam di Majenang ditangkap di rumahnya di Dusun Tawangsari, Desa Kutasari, Kecamatan Cipari, Minggu 9 April 2017 tidak lama setelah mayat korban ditemukan.

Menurut pengakuan AN, Dia tega menghabisi nyawa AM saat dirinya dan AM sedang duduk di hutan pinus milik Perhutani. Sesaat sedang duduk-duduk berdua, menurut AN, ada sms masuk ke handphone milik AM. Seketika itu, pelaku AN menanyakan soal sms tersebut kepada AM. Tidak menerima jawaban dari AM, AN terbakar api cemburu lalu kalap kemudian leher AM dicekik, tidak hanya itu setelah AM kehabisan oksigen dan lemas muka AM dipukul sebanyak 2 kali.

Kapolsek Majenang AKP Fuad SH MH didampingi olek Kasat Reskrim AKP Agus Supriadi SH SIK, Senin 10 April 2017 juga menambahkan, korban yang dalam kondisi kehabisan oksigen karena tercekik, masih sempat diinjak kepalanya oleh pelaku hingga meninggal dunia. Lebih lanjut, Kapolsek mengatakan, dari penangkapan pelaku, petugas berhasil menyita barang bukti berupa satu unit sepeda motor warna merah tanpa plat nomor, 2 buah handphone dan sebuah cincin.

Pelaku diancam hukuman 15 Tahun, karena menghilangkan nyawa seseorang, “Untuk mempertanggung jawabkan perbuatanya, pelaku dijerat dengan pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dengan ancaman hukuman penjara 15 tahun” pungkas Kapolsek. (Restu)

editor : Rachman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *