Anggota DPRD Cilacap Dipolisikan

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Cilacap, Akhmad Muslikhin dilaporkan ke Kepolisian Resor Cilacap oleh Mardiyo, karena kasus dugaan penipuan, Senin (3/7).
image

Mardiyo yang merupakan mantan calon legislatif dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tahun 2014 ini mengaku uang pencalegan sebesar Rp. 25 juta, belum kembali sesuai dengan perjanjian.

“Pada saat pencalegan saya dimintai uang sama beliau, dengan janji apabila jadi itu uangnya hilang, namun jika tidak jadi anggota dewan, maka kembali 50 persen,” kata Mardiyo, Senin kemarin.

Saat itu Muslikhin yang masih menjabat sebagai Ketua DPC PKB Kabupaten Cilacap, diketahui meminta uang sebesar Rp 25 juta kepada Mardiyo, yang mencalonkan diri sebagai caleg pada tahun 2014 lalu.

“Saya secara pribadi dan kader PKB sangat merasa dirugikan oleh orang yang waktu itu menjabat sebagai Ketua DPC PKB Cilacap 2014,” lanjut Mardiyo.
 
Mardiyo mengaku, selama dua tahun ini sudah melakukan berbagai upaya untuk mendapatkan lagi haknya sesuai perjanjian. Baik melalui pendekatan secara pribadi, menemui kiai, pengurus partai dan juga anggota legislatif dari dapilnya, namun belum ada jalan keluar.

“Sudah berbagai upaya, pendekatan pribadi baik lewat hubungan telepon, whatsapp dan juga sudah sowan ke kiai, untuk bisa mediasi. Namun semua usaha itu tidak membuahkan hasil. Sehingga saya menempuh jalur hukum mudah-mudahan ini menjadi solusi bersama,” katanya.

Upaya penagihan ke partai yang bersangkutanpun, sudah dilakukan Mardiyo dengan menghubungi Plt Ketua DPC PKB saat ini.

“Kalau ke partai, saya sudah membuat tulisan ke Ketua Plt sekarang, jawabannya suruh terus dikejar ke yang bersangkutan,” pungkasnya.

Reporter : Rachman Syah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *