Prematur, Segel PLN Belum Dicabut

Peristiwa penyegelan prematur oleh petugas PLN Rayon Sidareja pada meter listrik milik Samsul Wibowo, warga Dusun Prumpung, Desa Serang Kecamatan Cipari, Sabtu 22 Juli 2017 kemarin, diakui PLN Rayon Sidareja karena kesalahan prosedur petugas dilapangan.

Saat dikonfirmasi kemarin, Jofan Manager PLN Rayon Sidareja, menyampaikan permintaan maaf perihal kejadian tersebut, dan mengaku sudah berkoordinasi dengan anak buahnya agar menangani secepatnya.

“Kami minta maaf, mungkin petugas penagihan mengira rumah kosong. Biar nggak dua kali kerja, mungkin disegel dulu, biar pelanggan menghubungi. Tetapi saya sudah koordinasi dengan petugas di lapangan agar menanganinya hari ini juga,” terang Jofan, Sabtu (22/7) sore.

Baca juga: Nunggak Dua Hari, PLN Segel Meteran Tanpa Warning

Sementara Samsul mengaku pada saat itu langsung mengadu ke kantor PLN Rayon Sidareja dan berniat membayar lunas tagihan listriknya. Dia menjelaskan dari hasil aduannya, Samsul diharuskan menunggu sampai jam kerja. “Kemarin sih, disuruh nunggu jam kerja. Jadi, sekarang atau ngga, besok hari Senin baru akan dicabut stiker segelnya,” ungkap Samsul.

image

Meteran milik samsul disegel petugas PLN karena nunggak 2 hari sejak tanggal 20 ©istimewa

Hingga berita ini diterbitkan, petugas dilapangan belum juga kunjung datang untuk mencabut stiker segel. “Saya sempat tanya pada petugas saat itu, apa enggak apa-apa kalo segel saya copot sendiri, dianya diam saja. Saya maklumlah, mereka bingung juga mau memutuskan tanpa perintah atasan,” pungkas Samsul.

Reporter : Rachman Syah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *