Menciptakan Suasana Belajar Menyenangkan dengan Dongeng

Terkadang, Muti menerima job mendongeng pada acara ulang tahun.

Nama Muti’atus Sa’adah, atau yang biasa disapa Muti (24) memang tidak begitu familiar di telinga orang-orang. Namun, sekarang banyak diantar pembaca yang akan tahu siapa itu Muti.

Gadis yang belum bersuami itu, (emm, tapi kalau pacar kayaknya udah punya deh) untuk sementara, masih berdomisili di Desa Gunungreja, kecamatan Sidareja, Kabupaten Cilacap. Muti adalah lulusan PGSD UNNES kampus Tegal. Merasa memiliki potensi dibidang per-dongengan, sewaktu kuliah Muti bergabung dengan komunitas kampung dongeng.

Sempat ikut Jambore Dongeng di Tangerang Selatan, Muti lantas terus mengasah kemampuanya mendongeng dengan menerima job mendongeng di PAUD atau diacara ulang tahun.

“Jadi, setelah lulus, saya kembali kerumah dan mengembangkan dongeng disini, begitu. Dulu pengin belajar dongeng karena melatih kemampuan bicara didepan umum. Soalnya saya dulu dikenal pemalu,” kata Muti.

Selain sibuk mendongeng sana-sini dengan boneka kesayangan bernama Apin, Beliau juga sibuk mengajar di salah satu sekolah dasar di Sidareja yakni, SDN Sidareja 01. Muti mengajar kelas III B.

image
Muti dengan bonekanya yang dinamai Apin (Anak Pintar). ©Joko Kebluk

“Sambil mengajar, terkadang saya dongengi mereka (murid-murid). Ngga setiap hari sih,” kata Muti lagi.

Muti mengatakan, prosesi mendongeng kepada anak didiknya tidak setiap hari Dia lakukan. Muti membiarkan ada jeda, agar murid-muridnya penasaran atau merasa kangen untuk didongengi. Terkait materi dongeng, Muti menjelaskan, kebanyakan mengambil tema yang tentunya mengedukasi anak-anak. Misalnya, perilaku menjaga lingkungan agar tetap bersih, bagaimana cara bersikap tanggungjawab, dan sebagainya.

Memberlakukan sistem jeda yang dicanangkan Muti, terkadang tidak berlaku. Tetap saja, anak-anaknya merengek minta didongengi. Pada saat itulah, Muti harus memutar otak agar dongeng dan materi pelajaran tetep nyambung.  Hal itu sama sekali bukan masalah berarti bagi Muti.

“Jadi, anak dapat nasihat tanpa merasa dinasihati, saya kira akan lebih nyaman si anaknya,” kata Muti singkat.

Selain untuk media pembelajaran di tempat Ia mengajar, Muti juga kerap mendongeng kepada anak-anak di acara peringatan hari besar Islam, seperti Isra Mi’raj, Maulid Nabi, dan lainnya.

Wah.. Tertarik mengundang Muti untuk mendongeng?

Rep: Rachman S

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *