Lantaran Ditegur, Napi Nusakambangan Nekat Tusuk Penjaga Lapas

Entah apa yang ada dibenak Muhamad Fajar alias Tata (27), narapidana (napi) Blok C, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kembang Kuning, Pulau Nusakambangan sehingga berani menusuk salah satu petugas Lapas dengan gunting dan pisau cuter. Akibatnya, Ardiyansyah (26), petugas Lapas Kembang Kuning harus menerima luka tusuk pada lengan dan telapak tangan.

Kejadian berawal pada, Minggu (26/11) sekira pukul 15.00 WIB. Saat itu, Ardi tengah mengawasi para napi yang sedianya akan masuk ke sel masing-masing. Namun, naluri sipir Ardi muncul ketika ada gerak-gerik mencurigakan yang dilakukan Tata.

Benar saja, Ardi mendapati Tata sedang menggunakan alat komunikasi, yang dilarang penggunaanya di dalam Lapas. Setelah ditegur, akhirnya Ardi menyita alat komunikasi tersebut.

Tidak selesai disitu, napi yang dilenjara lantaran kasus pembunuhan itu rupanya menaruh dendam, lalu mengambil gunting dan cuter dari dalam kamar sel dan tanpa ba-bi-bu langsung menyerang Ardi. Beruntung, petugas Lapas lainya dapat melerai sehingga tidak terjadi hal yang lebih parah. Kemudian, Ardi langsung dilarikan ke Klinik Nusakambangan yang terletak dekat Lapas Permisan.

“Karena tidak terima pelaku mengambil pisau cuter dan gunting yang sudah ditajamkan untuk menyerang korban secara membabi buta,” kata Kapolres Cilacap, AKBP Djoko Julianto saat press release di Mapolres Cilacap Senin (27/11).

Kapolres menambahkan, saat kejadian, Ardi sedang berada di pos jaga blok C kamar 5 Lapas Kembang Kuning, Nusakambangan. Pihaknya kemudian melakukan penangkapan terhadap Tata untuk dimintai keterangan. Tata dijerat dengan pasal 351 KUHP tentang penganiayaan dengan ancaman hukuman diatas 5 tahun penjara.

Penulis : Rachman S

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *