Masyarakat Pesisir Samudra Hindia Diimbau Waspada Cuaca Ekstrem

Baru-baru ini BMKG memantau adanya dua bibit siklon tropis di Samudera Hindia Selatan Jawa dan Barat Daya Bengkulu. Bibit siklon tropis tersebut mengakibatkan terbentuknya pola belokan angin (shear) dan konvergensi di wilayah Indonesia, yang berdampak pada peningkatan tinggi gelombang, hujan lebat, maupun potensi angin puting beliung di daerah sekitarnya.

Selain itu, terdapat aliran massa udara basah dari Barat dan Utara yang cukup luas dari Samudra Hindia yang mengakibatkan peningkatan curah hujan di sebagian besar Sumatera, Jawa, dan Kalimantan.

Kepala BMKG, Prof. Dwikorita Karnawati saat menggelar jumpa pers di Meteorologi Early Warning System (MEWS) Jakarta, Minggu (26/11) kemarin memperkirakan, potensi hujan lebat disertai kilat/petir dan angin kencang di beberapa wilayah akan terjadi dalam beberapa hari ke depan.

“Dalam tiga hari ke depan akan ada peningkatan intensitas hujan disertai angin kencang yang juga berdampak pada peningkatan tinggi gelombang serta dapat berpotensi menimbulkan puting beliung” ucap KBMKG.

Dalam keteranganya, wilayah Samudra Hindia juga berpotensi mengalami peningkatan tinggi gelombang mencapai 4 – 6 meter. Masyarakat di pesisir Samudra Hindia selatan Jawa Tengah, Samudra Hindia Barat Aceh dan Samudra Hindia barat daya Bengkulu. Diminta untuk tetap waspada, terlebih kepada nelayan tradisional agar menunda kegiatan penangkapan ikan hingga gelombang tinggi mereda.

Penulis : Rachman S

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *