GTT Izin Tidak Mengajar : Sebagian Kepsek Merespon dengan Ancaman

Sebagai pemimpin institusi pendidikan, tentunya respon berupa ancaman yang diberikan oleh kepsek terhadap GTT yang mengajukan izin bersama sangat tidak pantas ditiru.

Humas Forum Komunikasi GTT PTT Kabupaten Cilacap, Johan Kurniadi mengatakan, izin bersama selain sebagai usaha untuk mempercepat SPT juga semacam cara memberi pelajaran kepada kepala sekolah di Cilacap Selatan.

“Dari informasi yang saya dengar, beberapa sekolah belum memperlakukan teman-teman dengan sewajarnya,” katanya.

Forum sangat menyayangkan masih terjadinya hal tersebut. Contohnya seperti pada izin bersama yang dilakukan oleh GTT selama 2 hari yang lalu, kepala-kepala sekolah cenderung mengambil respon mengancam daripada melakukan pendekatan secara halus kepada GTT untuk tetap berangkat mengajar.

“Kenapa tidak dirangkul. Tidak perlu diancam-ancam bulan depan tidak dihonorlah, ngancam-ngancam berjalan tanpa GTTlah. Bagi forum itu aneh,” ungkap Johan.

Kepala UPT Cilacap Selatan, Sutarno ketika ditemui wartawan, Rabu (10/1) menghimbau kepada GTT di Cilacap Selatan agar tidak terjerumus dengan hasutan teman yang akhirnya merugikan diri sendiri.

“Tapi karena hasutan dan ajakan dari teman-teman sebelum izin dilakukan serta takut dikucilkan akhirnya aksi izin bersama dilaksanakan. Akan tetapi cukup 2 hari teman-teman GTT sudah masuk kembali dan tidak akan mengulanginya lagi,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *