Razia STNK dari Mabes Polri Ternyata Hoax

Pesan berantai atau broadcast di sejumlah media sosial yang mengatakan akan ada razia STNK serentak se-Indonesia yang akan digelar Kamis 11 Januari 2018, ternyata tidak benar alias hoax.

Mabes Polri melalui akun twitter Divisi Humas Polri menerbitkan postingan terkait kabar hoax tersebut. Dalam postingannya, Polri menyatakan informasi razia yang akan dilakukan Dinas Perhubungan dan Polri adalah hoax.

“Selamat Siang Mitra Humas;)
Kami akan merilis terkait penyebaran informasi mengenai rencana Razia STNK pada tanggal 11 Januari 2018 yang dilakukan oleh Polri, Pemda, dan Dishub adalah HOAX,” kata Divisi Humas Polri melalui twitter, Kamis (11/1).

Kabar yang beredar mengatakan, bagi kendaraan yang telat bayar pajak akan ditilang. Sementara untuk kendaraan yang telat membayar pajak hingga tiga tahun maka kendaraannya akan dikandangkan atau ditahan pemanen. 

Berikut isi pesan berantai yang ternyata hoax :

Razia STNK
Dimulai Besok pagi
11/01/2018

Pemda, Dishub
kerja sama dengan POLRI,
akan menggelar razia pajak STNK
mobil & motor
di seluruh Kabupaten,
di seluruh Kotamadya,
di seluruh Propinsi,
di Indonesia

Bagi kendaraan yang telat bayar pajak. Berdasarkan data,
ada ratusan ribu motor dan mobil yang belum bayar pajak. Bagi kendaraan yang telat bayar pajak 3 tahun atau lebih, akan langsung dikandangin. Dan bayar derek serta bayar parkir : SEHARI  Rp 400 ribu.

Berikut jadwal :
jam dan tempat
razianya.
Info dari Mabes Polri.

1. pagi   09.00 – 12.00
2. siang 14.00 – 17.00
3. malam 20.00 – 24.00 dilanjutkan kembali pagi dini hari : 02.00 – 05.00.

Razia zebra gabungan dengan polres, polsek
seluruh Indonesia

Lengkapi surat2 kendaraan anda,
Mhn ditertibkan atribut2 TNI/Polri yg terpasang di kendaraan anda

MABES POLRI

Terlepas ketidakbenaran informasi tersebut, kita sebagai pengendara yang bijak memang harus taat pajak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *