Makam Bayi Dibongkar Orang Tak Dikenal, Tali Pocong dan Sebagian Kafan Hilang

Cilacap – Warga Kelurahan Mertasinga, Kecamatan Cilacap Utara pada Jumat (12/1) pagi digegerkan dengan kejadian pembongkaran makam bayi di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Mbeji, Jalan Landak, Kelurahan Mertasinga, Cilacap Utara.

Pembongkaran makam Khusnul Khotimah putri pasangan Tasiwan dan Karsiyah warga Jalan Landak Tengah RT 04 RW 03 Kelurahan Mertasinga, pertama kali diketahui oleh Dul Aspar (43) warga Gumilir yang kebetulan melintas di lokasi sekitar pukul 05.30 WIB. Seketika itu Dul kaget setelah melihat makam dalam kondisi berantakan lalu melaporkan temuannya kepada pihak berwajib.

Menerima laporan tersebut, pihak Polsek Cilacap Utara bersama petugas Inafis (ndonesia Automatic Fingerprint Identification System) Polres Cilacap kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP makam.

Dari informasi warga, sejak Selasa (9/1) dan Rabu (10/1) kemarin, ada orang tak dikenal yang kerap mendatangi makam Khusnul. Orang itu datang tiap sore menjelang magrib. Seringkali, orang tersebut berdiri dengan jarak 5 meter dari makam. Namun, Masyarakat tidak mengenal orang tersebut.

Sementara Tasiwan menduga, pembongkaran makam putrinya masih berkaitan dengan praktik ilmu hitam. Ia kerap mendengar, pembongkaran makam bayi dan pengambilan potongan kain kafan atau tali pocong untuk syarat pesugihan, kekebalan atau kesaktian-kesaktian tertentu.

“Di makam putri saya itu, tali pocongnya hilang. Juga kain kafannya diambil sedikit. Dugaan saya untuk ilmu hitam, tapi saya inikan orang awam. Hanya menduga saja,” katanya seperti dikutip dari merdeka.com.

Kapolsek Cilacap Utara AKP Made Arthana mengatakan, pihak kepolisian masih menyelidiki kasus tersebut untuk mengetahui motif pelaku.

Polisi dibantu warga sekitar kemudian memakamkan kembali mayat bayi yang meninggal pada umur 40 hari tersebut.

“Setelah dilakukan pengecekan makam disaksikan pihak keluarga, mayat bayi masih dalam keadaan utuh, hanya sebagian kain kafan yang hilang,” pungkas Kapolsek Cilacap Utara AKP Made Arthana.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *