Penjual Obat Ilegal di Cilacap, Diciduk Polisi

Radiokusuma.com, Cilacap – Tercyduk. FI (42) pengusaha toko obat tradisional berhasil diamankan jajaran satuan reserse narkoba Polres Cilacap. Ribuan butir obat berbagai merk tanpa ijin edar juga disita sebagai barang bukti.

Kapolres Cilacap, AKBP DJoko Julianto saat Prees release di mapolres Cilacap Kamis (1/3) mengatakan, FI, warga Jalan Ahmad Yani Kelurahan Tambakreja, Cilacap Selatan, Kabupaten Cilacap ditangkap lantaran memperjual belikan obat tipe G seperti obat aborsi dan obat penenang tanpa ijin dari medis.

“Untuk mengelabuhi petugas pelaku menyimpan obat obat tanpa ijin edar tersebut di laci atau almari rumah,” kata Kapolres.

Dari pengakuan pelaku, obat tersebut dibeli dari seseorang yang berada di Jakarta dan diperoleh dengan cara dikirim lewat jasa pengiriman barang. Menurutnya, sebagian besar pelanggan adalah anak anak muda, anak sekolah dan anak punk.

Kasus tersebut terungkap berkat informasi dari masyarakat tentang adanya peredaran obat tanpa ijin yang disalahgunakan dan sudah meresahkan.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatanya, pelaku dijerat dengan pasal 62 UU RI No. 5 Tahun 1997 tentang Psikotropika dan primer Pasal 196 Jo pasal 98 ayat (2) dan (3) subsider pasal 198 Jo pasal 108 UU RI No. 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan karena tanpa hak menyalurkan, memiliki, menyimpan dan mengedarkan sediaan yang tidak memenuhi standart atau persyaratan keamanan dengan ancaman hukuman diatas 5 tahun penjara.

Dengan adanya kasus tersebut, Kapolres mengimbau kepada maysarakat supaya jangan membeli obat secara ilegal.

“Jika merasa sakit dan ingin membeli obat. Silahkan ke apotik atau periksa ke dokter terdekat yang menggunakan resep secara resmi” pungkas Kapolres.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *