Tiga Hari Hilang, Penambang Pasir di Cilacap Ditemukan Meninggal

image
Tim gabungan dari Basarnas Cilacap, SAR MTA, TNI Polri dan warga sekitar sedang mengevakuasi korban./radiokusuma.com

Radiokusuma.com, Kedungreja -Jasad Sutrisno(33) yang hilang di aliran Sungai Citandui sejak Selasa (12/3), ditemukan sudah dalam kondisi meninggal dunia, Kamis (14/3).

Jasad Sutrisno ditemukan di area sekitar jembatan Kalipucang atau 15 kilometer dari lokasi pertama hilang.

“Korban diketemukan sekitar pukul 09.00 WIB. Selanjutnya korban di bawa ke rumah duka,” kata Kepala Basarnas Jateng, Aris Sofingi, saat dikonfirmasi wartawan.

Operasi SAR itu melibatkan tim gabungan dari Basarnas Pos SAR Cilacap, Koramil Kedungreja, Polsek Kedungreja, BPBD Cilacap (UPT Sidareja), serta bantuan dari Tagana Pangandaran, SAR MTA Pangandaran serta keluarga dan masyarakat sekitar.

Diketahui, Sutrisno (33) warga Dusun Sidadadi RT 5 RW 2 Desa Sidanegara, Kecamatan Kedungreja hilang tanpa kabar pada Selasa (12/3) sekira pukul 11.30 WIB.

Menurut kerabat korban, Sutrisno berpamitan kepada keluarganya untuk menambang pasir menggunakan perahu. Sesaat berselang, perahu yang ditumpangi korban hanyut begitu saja.

Hingga ditemukan, jasad Sutrisno sudah terkatung-katung dalam air selama tiga hari. Dengan ditemukannya korban, maka operasi SAR resmi ditutup.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *