BMKG : Peringatan Dini Hujan Lebat dan Gelombang Tinggi Mulai Berlaku Jumat 15 November 2019

ilustrasi cuaca buruk. pixabay

Radiokusuma.com – Wilayah Indonesia pada bulan November ini akan memasuki musim penghujan. Biasanya, pada musim ini, wilayah di dataran rendah, rentan terhadap banjir. Begitupun di wilayah dataran tinggi. Masyarakat di wilayah dataran tinggi, juga diimbau untuk tetap waspada terhadap ancaman longsor.

Terkait hal itu, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah merilis wilayah yang berpotensi hujan lebat disertai petir dan gelombang tinggi.

Melalui laman mereka, yakni bmkg.go.id. peringatan dini hujan lebat dan gelombang tinggi mulai berlaku pada Jumat 15 November 2019.

Sejumlah wilayah diperkirakan akan berpotensi mengalami hujan lebat disertai petir, seperti di Sumatera, Jawa, Kalimantan, dan Papua.

Pada postingannya, BMKG juga menyebut bahwa perairan Indonesia akan terdampak gelombang tinggi mencapai hingga empat meter.

Berikut ini, wilayah – wilayah Indonesia, yang berpeluang mengalami gelombang tinggi dan berpotensi cuaca buruk, dikutip dari laman resmi bmkg.go.id :

Tinggi Gelombang 0.5 – 1.25 m (Slight Sea) :

Selat Malaka bagian utara

Perairan timur Kep.Simeulue – Kep.Mentawai

Laut Natuna

Perairan Kep.Bangka – Belitung

Selat Karimata

Perairan timur Lampung

Perairan barat Kalimantan

Perairan utara Banten hingga Jawa Tengah

Laut Jawa

Perairan Kep.Kangean

Laut Bali
Selat Lombok bagian utara

Perairan Balikpapan

Selat Makassar bagian tengah hingga selatan

Perairan Kep.Selayar

Teluk Bone bagian selatan

Perairan selatan Flores

Laut Banda

Perairan selatan Kep.Leti hingga Kep.Tanimbar

Perairan selatan Kep.Kei – Kep.Aru

Laut Arafuru

Perairan selatan P.Yos Sudarso – Merauke

Laut Sulawesi bagian timur

Perairan Kep.Sangihe

Perairan selatan Sulawesi Utara

Laut Maluku bagian selatan

Laut Halmahera

Laut Buru

Laut Seram bagian timur

Perairan Sorong bagian selatan

Perairan Kaimana

Perairan utara Papua Barat hingga Papua

Teluk Cendrawasih

Samudra Pasifik utara Papua

Tinggi Gelombang 1.25 – 2.50 m (Moderate Sea) :

Perairan utara Sabang

Perairan barat Aceh

Perairan barat Kep.Simeulue – Kep.Mentawai

Perairan Enggano – Bengkulu

Perairan barat Lampung

Selat Sunda bagian barat dan selatan

Perairan selatan Jawa hingga P.Sumba

Selat Bali bagian selatan

Selat Badung

Selat Lombok – Selat Alas – Selat Sape bagian selatan

Selat Sumba bagian barat

Laut Sawu

Perairan P.Sawu – Kupang – P.Rote

Samudra Hindia barat Sumatra hingga selatan NTT

Perairan Kep.Anambas – Kep.Natuna

Perairan timur Bitung – Kep.Sitaro

Laut Maluku bagian utara

Perairan Kep.Talaud

Perairan utara Halmahera

Samudra Pasifik utara Halmahera hingga Papua Barat

Tinggi Gelombang 2.50 – 4.0 m (Rough Sea) :

Laut Natuna Utara

Wilayah yang Terdampak Cuaca Buruk Berupa Hujan Lebat Disertai Petir :

Perairan Kep.Nias

Perairan Kep.Riau

Perairan Kep.Anambas – Kep.Natuna

Laut Natuna

Selat Karimata

Perairan Bangka Belitung

Perairan timur Lampung

Perairan utara Banten – Jawa Barat

Laut Jawa bagian barat

Perairan selatan Kalimantan Tengah

Perairan Manokwari – Biak

Teluk Cendrawasih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *