Waspadai Peningkatan Curah Hujan di Jawa Tengah

Ilustrasi Hujan

Radiokusuma.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika ( BMKG) merilis peningkatan curah hujan di Jawa Tengah). Peningkatan curah hujan ini, lantaran dipicu adanya fenomena Madden Julian Oscillation (MJO).

Kepala BMKG Ahmad Yani Semarang Achadi Subarkah Raharjo menjelaskan, MJO memperkuat angin monsun Asia saat berkonfluens (pola pertemuan angin lapisan atas) dengan angin dari daerah selatan. “Pola ini terbentuk memanjang di sekitar Pulau Jawa dan membentuk pola siklonik (pusat tekanan rendah) di sekitar Benua Australia,” kata Achadi seperti dilansir dari laman Kompas.com, Senin (6/1/2020).

Dalam situasi tersebut, lanjut dia, pada daerah konvergesi sangat mudah tumbuh awan-awan konvektif. Awan-awan tersebut dapat menimbulkan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, bahkan kadang disertai petir dan angin kencang. Achadi mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dengan adanya potensi ini. Adapun daerah-daerah yang berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat sebagai berikut:

Wilayah Jawa Tengah yang diperkirakan terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat pada 7 Januari 2020, antara lain: Brebes bagian selatan (Bumi Ayu dan Sekitarnya), Tegal bagian selatan (Guci, Slawi, Moga), Pemalang bagian selatan, Pekalongan bagian selatan (Kajen), Batang bagian selatan, Kendal bagian selatan, Cilacap bagian utara (Majenang, Banyumas/Purwokerto, Purbalingga, Banjarnegara, Wonosobo, Temanggung, Magelang, Kota Semarang, Kabupaten Semarang, Salatiga, Boyolali, Grobogan, Blora, Sragen

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *